Showing posts with label Pengalaman Pribadi. Show all posts
Showing posts with label Pengalaman Pribadi. Show all posts

Monday, September 16, 2019

Mau Tau Cara Mengobati Sakit Kepala Tanpa Obat !



Air putih adalah sangat diminati semua orang. Karena dengan meminum air putih yang tadinya haus bisa terobati hausnya. Dan juga air putih adalah sangat baik buat kesehatan tubuh. Air putih yang baik adalah air yang tidak berbau jika diminum, tidak berasa saat diminum dan tidak berwarna misalnya ada air putih yang warna seperti kekuning-kuningan, warna keruh ada seperti tintanya.

Saat ini air putih sangat mudah untuk didapatkan baik di warung-warung, toko depan rumah, mall, stasiun, terminal, kantin sekolah/kampus maupun lainnya. Kebanyakan orang sudah memahami manfaat air minum dan sudah mulai sadar terhadap kesehatan diri sendiri.

Dengan harga yang terjangkau maka air putih sangat sangat mudah di dapat dan disenangi semua orang. Termasuk saya yang merupakan penyuka banget air putih. Biasanya mengonsumsi air putih berawal saat bangun tidur, selanjutnya melakukan aktivitas sehari-hari dari pagi sampai malam kemudian mau tidur lagi.

Minum air putih merupakan kesukaan bagi keluarga kami, biasanya kami menghabiskan air galon seminggu perkiraan sampai 3 galon, ndak tau apakah itu jumlah yang besar atau sedikit . Tiga (3) galon dikonsumsi bertiga yaitu anak, aku dan suami.

Ada pengalaman menarik nih, saat sakit kepala melanda diriku. Sakitnya tuh sampai cekot cekot yang posisi cekot-cekotnya diatas kepala dan samping dekat telinga, tidak bersemangat untuk aktivitas, kadang sampai pengen muntah. Bukannya karena tanggal tua, biasanya emak-emak kalo tanggal tua bawa'annya sakit kepala aja...

Maka cara sederhana menyembuhkan sakit kepala tanpa obat yang datang tiba-tiba yaitu :

1. Berusaha Minum Air Putih Yang Cukup, lebih bagus minum air putih ruam-ruam hangat karena rasanya ditubuh lebih releks.

2. Menghindari Makan Gorengan

Percaya dan tidak percaya, cara ini juga ampuh looohh...... Kalo tidak bisa berhenti makan gorengan ya menghindari, jadi intinya makan gorengan tidak terlalu banyak. Maksud makan gorengan adalah makanan yang dimasak dengan menggunakan minyak dan proses memasaknya dengan cara digoreng. Seperti makanan krupuk, ikan yang digoreng-goreng, camilan gorengan. Dengan mengurangi asupan makanan gorengan maka rasa sakit kepala pasti tidak akan menyerang lagi

3. Mengompres Kepala Dengan Air Hangat

Ambil handuk dan celupkan dengan air hangat, sesuai kesukaan jika senang air yang agak panas bisa juga dilakukan, kemudian letakkan ke kepala yang terasa sakit.

4. Digunakan Untuk Istrihat Atau Tidur

Tubuh digunakan untuk rebahan. Relak dan santai dan biasanya saya pijat sendiri dimana titik kepala yang sakit, di pijat pelan-pelan. Syukur-syukur kalo bisa tertidur.

Nah setelah bangun tidur biasa kepala yang tadinya sakit cekot-cekot akan berangsur baikan dan hilang rasa sakitnya. Bukan kepalanya yang hilang yaaa..............

Jangan lupa rajin membersikan rambut atau istilahnya keramas. Beda lohhh  jika mencuci rambut dilakukan setiap 2 hari sekali dengan mencuci rambut jika dilakukan 7 hari baru keramas.
Kalo rutin membersihkan rambut/keramas maka yang didapat rambut yang mudah diatur, rambut mengembang/tidak lepek, terasa enak dan nyaman. Karena menurutku dengan keramas maka aliran syaraf di kepala terasa menjadi lancar. Apalagi jika keramasnya dilakukan pada pagi hari, orang jawa bilang "adus wowong" yaitu saat keramas sambil menekan-tekan rambut kepala dan menguyur air dari atas ke bawah. Terasa segaarrrr sekaliiii...........

Demikian cara mengatasi sakit kepala yang terjadi pada diriku, dengan mengobati sendiri tanpa obat dan dilakukan dengan cara yang sederhana/alami. Memang tidak semua tips yang diatas bisa diaplikasikan kesemua orang, setidaknya bisa sebagai informasi atau wacana. Dan jika sakit kepala berlanjut sebaiknya tetap ke dokter.

Semoga artikel  memberikan informasi bagi semua. Salam sehat dan bahagia

Friday, September 13, 2019

Apakah Pernah Menggunakan Kondom? Berikut Hal Yang Perlu Diketahui....


Di lihat dari judulnya pasti penasaran khan.... 

Kejadian bermula saat ketemuan dengan sahabat SMA di pusat belanja Sidoarjo pada awal bulan September 2019. Maklum lama tidak bertemu selama hampir 10 tahun lebih, dan kebanyakan yang berkumpul juga para wanita-wanita maka obrolan panjaaaang dan sampai tidak ada putusnya.

Obrolannya sambuungg menyambung menjadi satu, seperti dalam lagu nasional.

Kebanyakan dari kita yang berkumpul adalah usia yang seumuran  istilah orang-orang menyebutnya "sudah mature/matang", maka obrolan dari sabang sampai merauke, looossss tidak ada sensor sama sekali hehehe.... Dan dari salah satu teman ada celetuk bertanya, apakah ada yang pernah pake kondom ? Maka dari teman-teman langsung disambut tertawa geeeeerrrrr.... Bisa sharing donx disini....karena ada yang pernah mengalami suka dukanya mengunakan kondom.

Kenapa kok memilih alat kontrasepsi kondom ? Karena praktis pemakaiannya , untuk mendapatkan lebih mudah, bisa beli dari apotik, pasar dan tempat belanja lainnya. Dan juga tidak berpengaruh kepada hormon wanita, terkadang ada yang pengaruhnya menjadi tambah suka makan, sering lapar (kalo ini pengaruh positif malah tidak disukai emak-emak, karena berimbas pada kenaikan berat badan hehehe..)

Nah..itulah kelebihan menggunakan kondom, untuk masalah kenapa kok terjadi kebocoran atau ada yang sobek ? Disini harus memperhatikan cara penggunaannya, selama kondom digunakan secara tepat dan benar maka bisa mencegah sperma bertemu dengan sel telur sehingga tidak terjadi pembuahan.

Berikut penggunaan kondom yang baik yaitu :

1. Mengunakan kondom pada saat penis ereksi dan lepaskan pada saat ejakulasi terjadi dan sewaktu ejakulasi terjadi sebaiknya tidak melakukan tekanan lagi yang dapat menyebabkan perembesan sperma.
2. Kondom robek karena kurang hati-hati atau karena tekanan pada saat ejakulasi sehingga terjadi perembesan dari sperma.
3. Bisa digunakan bersama dengan spermasida (senyawa kimia terdapat dalam bentuk jeli, tablet vagina, kream, busa vaginal yang berfungsi membunuh sperma)

Jadi Kondom tetap efektif dan aman sebagai salah satu metode KB , selama kita menggunakannnya dengan cara yang tepat dan benar.  Dan ada beberapa metode KB atau kontrasepsi lainnya yang sebaiknya juga kita ketahui yaitu antara lain : 

    1. Kondom
    2. Pil KB
    3. IUD
    4. Suntik
    5. KB implan/susuk
    6. Vasektomi dan Tubektomi (KB permanen)

Dengan mengunakan salah satu alat kontrasepti diharapkan bisa mencegah kehamilan kembali. Memang dari beberapa wanita kalo bisa jangan hamil dulu atau istilahnya ... bisa mengatur atau membuatkan rencana jika akan hamil lagi.  

Mengapa ? karena ada beberapa alasannya antara lain :

a. Anaknya masih kecil
    Karena kwatir tidak bisa memberikan kasih sayang yang maksimal kepada anaknya
b. Jarak yang dekat dengan kelahiran anak pertama, terutama jika kelahiran melalui caesar
   Informasinya bekas sobekan jahitan masih belum kering, sehingga kalo melahirkan lagi akan dilakukan sobekan kembali. Dan informasi dari dokter pada umumnya perkiraan kalo menginginkan kehamilan lagi setelah melewati 2 (dua) tahun
c. Menginginkan santai/relax dulu
   Apalagi bagi emak-emak yang hobi traveling, pastinya menginginkan jalan-jalan cantik dulu atau body yang sudah terlihat ramping, tidak mau menjadi gemuk kembali Karena identitik orang hamil pasti awal mula badan menjadi gemuk, dan pastinya sulit dan membutuhkan waktu yang lama membuat tubuh ramping kembali.

Demikian rangkuman hasil pembicaraan dari pertemuan dengan sahabat lama SMA kita, semoga obralan kali ini bisa memberikan informasi,manfaat bagi emak-emak/kakak semua.

Selamat hidup sehat dan bahagia bersama pasangan yang halal.



Wednesday, September 11, 2019

Melakukan Sesuatu Yang Kecil dan Menyenangkan orang lain, Adalah Suatu Kebahagian Tersendiri



Pagi ini rabu, 11 September 2019, pada pukul 07.00 WIB seperti biasa itu merupakan jadwal saat turun dari kereta ekonomi KRD, perjalanan dari kota mojokerto untuk mengais rejeki yang halal dan barokah buat keluarga, aamiin......
Semoga disetiap langkah teriring doa yang baik-baik, dan bisa memberikan semangat untuk bekerja keras dan cerdas. Kata Bapak-bapak yang intelek, kerja itu harus giat dan cerdas, tanpa di imbangi kecerdasan maka hasilnya tidak sesuai atau tidak bisa menghasilkan tujuan yang memuaskan. Maka sloganku meniru mereka "kerja keras dan cerdas".
Sesudah turun dari kereta maka agar sampai ke kantor, saya harus melanjutkan perjalanan dengan naik Abang Grab, disini saya pilih motor, tau sendiri khan cint....kalo naik mobil biayanya bisa melambung, seperti roket yang mak wusss...menghabiskan kocek di dompet. Saya sebut Abang Grab karena sering menggunakan dan yang mengendarai cowok makanya saya panggil Abang hehehe..

Sedangkan kalo naik motor biaya dari Stasiun Wonokromo ke kantor sekitar Rp. 10.000,- Harga segitu menurut saya juga mahal ya sih...maklum karena dilakukan setiap hari kerja, dan juga belum biaya lainnya, jadi curhat nihhh ...

Bang Grab sudah menjawab pesanan saya, dan janjianpun telah dilakukan oleh bang Grab,  ketemuan di titik penjemputan di bawah jembatan yang menuju ke arah DTC. Memang di bawah jembatan itu merupakan tempat mangkal abang Gojek/Abang Grab. Saya  Setelah melewati jembatan, ada yang menghampiriku, dan menanyakan nama dan tujuannya ? Ternyata dia yang aku pesan melalui aplikasi Grab.

Dan setiap sebelum naik kendaraan Grab saya selalu memastikan no pol motor mereka apakah sudah sesuai dengan aplikasi atau tidak. Pernah juga buat pengalaman yang lainnya saya pesan dan No pol motor tidak sesuai di aplikasi, dan biasanya inisiatif dari drivernya memberi informasi terlebih dulu bahwa motornya lagi di service, jadi menggunakan motor yang ada di rumah. 
Sebelum saya naik kendaraan, terjadi percakapan dengan Abang Grab :
Saya : Pak, apakah sudah mengetahui lokasi yang saya minta ?
Grab : sudah buk
Saya : nanti lewat jalan daerah dinoyo ya.. (lewat disana karena bebas macet dan jalan tercepat)
Grab : Iya
Saya : (wah berarti sudah paham jalan dan rute yang tercepat)



Sambil menikmati indahnya taman dan bunga di sekitar jalan sepanjang yang kita lewati, disaat jalan macet Bang Grab bilang dan menawari buk apakah berkenan top up melalui driver ? saya bertanya kenapa pak ? Biar saya mendapatkan bonus/reward buk

Dalam hati mulai bicara, kok ya merasa kasian melihat Bang Grab hanya menginginkan mendapatkan bonus 1, dikumpul dengan telaten sampai terkumpul banyak sesuai batasnya baru dapat bonus, kalo tidak terlampau bonusnya hilang. Saya mulai tersadar begitu beratnya mereka mencari bonus, yang ditawarkan ke setiap penumpang, iya kalo dapat penumpang, dan jika kalo penumpangnya mau, kalo tidak bagaimana ?

Kemudian saya lihat saldo ovo-ku masih ada kira-kira Rp. 30.000,-, bagiku total segitu cukuplah buat perjalanan seminggu kedepan, dan melihat uang saku hanya ada Rp. 50.000,- buat pulang pergi Mojokerto ke Surabaya atau sebaliknya. tapi kok ter-ngiang tawaran abang Grab. Jadi berfikir, ayoo berbagi ke sesama, kapan lagi bisa bantu orang.

Akhirnya saya jawab "baik saya top up pak" dan "saya top up Rp. 20.000,-" saya melihat orangnya tersenyum dan bilang terima kasih.  Saya tanya apakah ada kembaliannya Rp. 30.000,- dia bilang ada.
Sesampainya ditujuan, top up dilakukan. Dan berulang kali Bang Grab mengucapkan terima kasih, terlihat  keceriahan wajahnya....melihat seperti dalam hati ikut senang, hitung-hitung bisa memberikan sesuatu yang kecil dan membuat orang bahagia.
Maksudnya disini saya tidak mau pamer ya....karena buat pembelajaran dan melatih terhadap diri sendiri, untuk melakukan sesuatu hal sekecil apapun dan bermanfaat dan bisa menyenangkan orang lain adalah suatu kebahagian tersendiri.
Ini merupakan pengalamanku, semoga hal-hal seperti ini tidak membuat diri menjadi tamak/sombong, bukan maksud hati untuk pamer, karena ini adalah sebagai ajang sharing apa yang pernah saya lakukan. Jika ada dari Bapak/Ibu/kakak kurang berkenan mohon maklum dan jika ada pengalaman dari Bapak/Ibu/Kakak bisa share kebaikan bersama kami.

Salam bahagia 

Tuesday, September 10, 2019

Bagaimana Teknik Menata Dan Merapikan Baju Almari Agar Mudah Menemukan Kembali


Berawal saat ingin menghadiri undangan pertemuan arisan keluarga pada hari Minggu, tanggal 8 September 2019 di Sidoarjo, bahwa telah menjadi kesepakatan bersama bahwa disetiap kegiatan arisan keluarga menggunakan kostum yang sama, dan ini hanya berlaku untuk perempuannya saja, sedangkan untuk laki bebas menggunakan baju asal rapi (pilih kasih ya...memang sudah dari sononya kalo kaum adam harus mengalah kepada kaum hawa hehehe..)

Apa kostum baju perempuan yaitu menggunakan kostum baju berwarna hitam dan kerudungnya warna kuning. Untuk kerudung memang sudah diseragamkan baik motifnya, jahitannya, modelnya yang panjang menjuntai (yang penting ndak sampai menjuntai ke lantai hehehe..), khas warna kuningnya yang cerah (secerah yang menggunakan kerudung xixixi..).

Informasi undangan sudah disampaikan melalui Whatshapp, maklum zaman digital. Kenapa harus lewat WA karena lebih cepat, efektif dan efisien, yaitu cepat dan tepat diterima oleh seluruh anggota keluarga, tanpa biaya / irit poool karena tidak harus datang ke seluruh anggota keluarga. Misalkan ada yang rumahnya di kediri atau Jakarta, masak harus pergi ke sana ? khan dihitung harga tiket sudah berapa ? waktu yang dibutuhkan? dan akomodasi lain-lain. Bagi yang kerja masak harus ijin kantor dengan alasan mengantar undangan arisan hehehe...

Padahal woro-woro undangan sudah diterima seminggu sebelum acara dimulai. Saat membaca WA dalam hati "santai masih seminggu lagi, masih lama ". Dan dalam pikiranku baju dan kerudung sudah di cuci dan disimpan di almari.

Tak terasa hari berjalan begitu cepat dan sampai menginjak hari Sabtu, yang memang rencana awal berangkat Sabtu pagi karena undangan arisan keluarga pada hari Minggu, pukul 07.00 WIB tepat. Mengingat jarak rumah jauh yaitu berada di kota Mojokerto, akhirnya batal berangkat pagi, mau tau kenapa berangkatnya di delay ? Karena hanya mencari baju dan kerudung yang mau digunakan saat arisan tidak ketemu. Sementara seluruh isi dalam almari sudah diacak-acak dan sebagian sudah dikeluarkan,  maka mau tidak mau, baju yang dikeluarkan harus dirapikan kembali.

Maka dari kejadian tersebut diatas, saya tidak mau terulang kembali ! Karena pekerjaan mencari baju merupakan pekerjaan yang membosankan dan memakan waktu yang lamaaa. 

Mengapa ?? 

Membosankan karena sudah mengobrak abrik semua almari, mata melototi baju yang akan dicari tetapi belum ketemu-ketemu, dan otomatis waktu yang dibutuhkan juga lama. Sebagai emak-emak waktunya tidak efisien, karena tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah lainnya.
Maka pertama-tama yang saya lakukan yaitu berfikir bagaimana kejadian ini tidak akan terulang kembali ? Berikut teknik menata dan merapikan baju di almari agar memudahkan menemukan saat ditemukan ? 

1. Memilah-milah baju menjadi dua yaitu :
    a. Baju yang bisa digunakan
    b. Baju yang tidak digunakan dan untuk disingkirkan serta tidak disimpan di almari lagi
Dalam hal ini kriteria baju yang sudah tidak digunakan yaitu baju yang ukurannya kekecilan, model baju ketinggalan zaman (sudah tidak up to date kata anak zaman now hehehe..), corak yang norak maka baju-baju tersebut dipilah dan disendirikan.
Kemudian baju yang sudah dipilah tersebut dilihat apakah masih layak digunakan ? Jika masih layak maka diberikan kepada tetangga yang tidak mampu, orang yang lagi membutuhkan, hitung-hitung buat amal.

Dengan keluarnya baju yang tidak digunakan, maka almari menjadi berkurang. Yang otomatis akan memudah dalam penataannya dan almari hanya di isi yang memang benar-benar digunakan saja.

2.  Memilah Baju Yang Sudah Di Pilah

Hasil Pilahan baju yang yang bisa digunakan tersebut, akan di pilah kembali / kedua kali dan dikelompokkan berdasarkan :
     a. Apakah baju masih digunakan rutin ?
     b. Apakah baju digunakan dalam waktu yang lama atau hanya ada even saja ?
Jika sudah dikelompokkan bajunya  maka penyimpanan disendirikan sesuai kelompok tersebut  dan jangan dimasukkan kedalam almari dulu
3.  Membersihkan Dalam Almari Terlebih Dulu, biasanya khan ada kotoran/debu/binatang kecil-kecil, orang jawa bilang ada "binatang yang tinggal di sawang". Setelah dibersihkan biasanya saya beri alas koran di dasar almari dan diberikan pengharum baju (orang jawa bilang kapur barus). Biar dalam lemari tidak lembab dan menghindari binatang kecil masuk dalam almari.

4. Menata Dan Menyimpan Baju Ke Dalam Almari

Setelah baju dikelompokkan dalam point 2, maka baju dimasukkan dalam almari. Dan menatanya dikelompokkan lagi misal : baju yang sering digunakan, ada baju atasan, bawahan atau long dress. Maka penyimpanannya disendirikan sesuai kelompok tersebut.

Yaitu seperti: Baju Long dress dikumpulkan kelompok long dress, baju atasan dikumpulkan dengan atasan, kerudung dikumpulkan dengan kerudung, dll. Dan biasanya baju yang rutin digunakan ditata di barisan almari nomer 1 dan 2.

Sedangkan baju yang digunakan dalam waktu yang lama/hanya ada even saja, maka menatanya disendirikan dan diletakkan di dalam almari baris terakhir 4. Sambil di check atau istilahnya di evaluasi lagi apakah baju tersebut lama tidak dipakai hingga satu tahun maka wajib dan harus dikeluarkan dari almari. Selanjutnya berlaku tindakan no. 1.

Maka dari kejadian tersebut saat membutuhkan baju apapun mudah ditemukan dan tidak membutuhkan waktu yang lamaaaa.
 
Demikian teknik menata dan merapikan baju di dalam almari, semoga bisa memberikan inspirasi kepada semua tidak hanya buat kaum hawa (emak-emak dan mbak-mbak) tetapi juga buat berguna kaum adam (bapak-bapak dan mas-mas).

Salam kekeluargaan dan bahagia.


Monday, September 9, 2019

Ternyata Begini Kelengkapan Fasilitas Di Stasiun Wonokromo


Bagi Bapak/Ibu/Kakak yang belum pernah datang dan masuk di Stasiun Wonokromo maupun yang sudah pernah masuk Stasiun Wonokromo, berikut kelengkapan fasilitas yang berada di dalam Stasiun Wonokromo yaitu antara lain :

1. Ruang tunggu yang biasa digunakan oleh penumpang untuk menunggu teman/saudara/kereta yang akan datang, digunakan untuk makan/ngobrol dll lokasinya ada di setiap selasar pintu masuk ke Stasiun Wonokromo, di depan pemeriksaan tiket dan di dalam stasiun

Kursi Tunggu di Selasar Pintu Masuk Stasiun



Kursi Tunggu Di Depan Pemeriksaan Tiket


Kursi Tunggu Di Dalam Stasiun



2. Bagi yang pengen beli kue dan kopi tersedia gerai roti O yang berada disamping pintu masuk Stasiun



3. Yang membutuhkan kue/camilan/minuman, dll atau untuk oleh-oleh ada gerai Alfa Express



4. Bagi yang ingin beli camilan, minuman panas/dingin, kue-kue dan makanan untuk sarapan/makan siang/makan malam ada gerai yang berada di samping, lokasinya di dalam stasiun

5. Kamar mandi cowok/cewek yang berada di samping barat dengan cafetaria 

6. Kamar mandi cowok/cewek yang berada di samping timur, dekat dekat musholla



Kondisi Dalam Kamar Toilet


7. Musholla yang selalu terbuka mulai pagi sampai malam, berada disamping timur
8. Ruang PAP (Plaffor Supervisor Room)  jika ada keluhan/hal-hal apa saja yang perlu ditanyakan, adanya barang ketinggalan maka akan disampaikan dari ruangan ini


9. Ruang pembelian tiket yang berada di depan disamping ruang pemeriksaan tiket.
Disini penumpang bisa melakukan pembelian tiket, pergantian tiket atau tanya terkait tiket ekonomi, eksekutif maupun bisnis. Ruangannya yang nyaman sekali...


10. Informasi jalur evakuasi dan titik kumpul berada di area luar dekat pintu keluar. Dengan adanya informasi titik kumpul dan jalur evakuasi yang bisa memberikan rasa keamanan bagi pengunjung.


11. Tempat parkir. Disini menyediakan parkir mobil dan motor, tempat yang strategis yang muat mobil dan parkir dalam jumlah yang besar dan terjaga keamanannya.


Demikian yang bisa disampaikan terkait kelengkapan fasilitas di Stasiun Wonokromo, semoga bermanfaat bagi Bapak/Ibu/Kakak yang akan berkunjung dan tidak bingung lagi.
Ini adalah data saat tanggal 9 September 2019.

Terima kasih





Sunday, September 8, 2019

Pernah Ketinggalan Barang Di Dalam Kereta ? Dan Apa Yang Terjadi



Ini adalah pengalaman pribadi, saat itu tepatnya kurang lebih 5 bulan dari hari ini yaitu bulan September 2019, ada kejadian bahwa barang saya "helm" ketinggalan di dalam kereta. Bapak/ibu/kakak khan tau apa itu "helm" yaitu yang biasa digunakan bagi pemakai motor dan berfungsi untuk melindungi kepala dari kejatuhan benda apapun maupun melindungi kepala jika saat jatuh. 

Awal mula kejadian "helm" saya taruh di trai besi yang sudah disiapkan di setiap kereta. Trai besi tersebut berada diatas tempat duduk yang difungsikan untuk menaruh tas/benda apapun agar tidak menghalangi penumpang lainnya. 

Kemudian saat akan turun di Stasiun Mojokerto, dengan santai dan percaya diri tanpa membawa apapun, hanya tas ransel saja dan lupa mengambil helm yang ditaruh diatas persis dibawah tempat dudukku. Kemudian langsung menuju ke parkir motor, mau nunut teman pulang karena rumahnya berdekatan (maklum nunut adalah yang paling sering aku lakukan hehehe). Lhoooo...baru teringat kalo "helm" tidak saya bawa. 


Dengan agak bingung karena perjalanan pulang dari Stasiun ke rumah melewati jalan raya utama, yang pastinya selalu diawasi oleh Bapak Polisi. Maka saat itu otomatis saya lari ke stasiun lagi, kemungkinan kereta ekonomi Dhoho belum meninggalkan Stasiun Mojokerto. Ternyata baru sampai luar stasiun, sudah dengar kalo kereta sudah berangkat melanjutkan perjalanan ke Kertosono. Dalam kondisi panik, maklum pengalaman pertama xixi... akhirnya tanpa sengaja bertemu teman kereta dan disarankan untuk segera melaporkan ke petugas kantor tentang kejadian "helm" yang ketinggalan.

Saat bertemu dengan bapak petugas terjadi percakapan sebagai berikut :

Aku                 : Selamat malam Bapak
Petugas KAI : Iya, bisa dibantu mbak ?
Aku                 : Pak, saya mau melaporkan bahwa "helm" saya ketinggalan di kereta dhoho
Petugas KAI : "Helm" ditaruh dimana tadi dan warna apa/merk ?
Aku                  : Persis dibawah tempat duduk saya, Gerbong 2 : 13 D, warna hitam dan tertulis SNI
Petugas KAI : Baik mbak, ditunggu ya... (Bapaknya menelpon, ndak tau kemana langsung melaporkan "helm" yang ketinggalan tersebut)
Petugas KAI  : Silahkan tinggalkan no hp. dan nanti akan diinformasi lebih lanjut.
            Kalo memang belum diambil sama orang lain, kwatir dikira barangnya sendiri.
            Semoga ditemukan karena masih berangkat barusan.
            Kalo misalnya ditemukan barang bisa diambil disini ya mbak, sambil menunggu WA masuk.
Aku                 : Ini no Hp saya pak, terima kasih banyak

Setelah keluar dari kantor KAI saya juga berusaha menghubungi teman yang rumahnya di Jombang, untuk mengambilkan "helm" dan informasi dari teman, sudah diambil oleh petugas KAI.

Saya sangat takjub atas pelayanan yang diberikan oleh petugas KAI, dengan cepat dan sigap langsung menghubungi ke petugas kereta dhoho atas informasi adanya barang ketinggalan. 


Akhirnya saya pulang dengan naik Grab, karena terlalu lama dalam pengurusan "helm" dan ditinggal teman.

Sekitar pukul 20.00 WIB ada WA dari KAI yang menyampaikan bahwa helm hitam sudah ditemukan dan disuruh ambil di kantor KAI mojokerto besuk pagi. Antara yakin dan tidak, senang dan bahagia dalam hati masih tanda tanya, semoga benar itu "helm" saya.

Pagi hari saya langsung ke kantor KAI dan benar "helm" hitamku sudah ada. Alhamdulilah "helm" ketemu dan aktivitas nunut bisa dilanjut kembali.

Demikian kisah kasih, barang yang ketinggalan di kereta, semoga bisa menjadi aspirasi bagi semua, agar tidak bingung jika ada barang yang ketinggalan di kereta. Selamat berakitivas dan bahagia.






















Mau Tau Daerah Pangkalan Gojek, Grab Dan Len Umum Di Area Stasiun Wonokromo


Kegiatan hari ini Senin, 9 September 2019, seperti biasanya aktivitas yang dilakukan setiap hari yaitu berangkat dan pulang kerja dari Mojokerto ke Surabaya atau sebaliknya dari Surabaya ke Mojokerto. 

Kereta berangkat dari Mojokerto pukul 06.00 WIB tepat dengan menggunakan kereta ekonomi KRD yang mana kereta tersebut berangkat dari Kertosono ke arah Surabaya Kota. Kebetulan nanti turun Wonokromo karena lokasi dengan kantor cukup dekat dibanding jika turun di Gubeng, apalagi di Semut hahaa.....

Perkiraan kereta tiba di Stasiun Wonokromo pada pukul 07.00 WIB. Ketika kereta menginjak area Stasiun Wonokromo dan kereta akan berhenti maka sudah disambut oleh petugas yang bertugas menyapa penumpang bahwa kereta sudah berada di Wonokromo dan ucapan terima kasih telah menggunakan kereta api.

Dari banyaknya penumpang yang naik kereta ada penumpang yang memang setiap hari menggunakan kereta seperti saya penglaju yang selalu loyal menggunakan transpotasi kereta heehehe...dan ada juga penumpang yang baru naik kereta seperti penumpang dengan tujuan shoping, jalan-jalan atau refreshing, menjenguk keluarga/anak, dll.

Nah...jika penumpang yang baru pasti kesulitan mencari tempat pangkalan len umum atau pangkal bang Grab/Gojek jika akan melanjutkan perjalanan selanjutnya  seperti mau ke Rungkut/Embong Malang, dll.

 

Maka disini akan kami sampaikan tempat dan posisi pangkal Len Umum, Gojek/Grab agar lebih mudah mencarinya yaitu :

1. Jika penumpang yang turun dari kereta maka :

     - Penumpang mengikuti jalur tanda "pintu keluar"

       Posisinya berada disebelah kanan, mendekati arah ke musholla. Setelah penumpang sudah berada di pagar luar, maka penumpang berjalan keluar perkiraan 300 meter. Nah dari tempat tersebut ada pangkalan line umum yang bisa dipilih sesuai jurusannya.
Sedangkan untuk pangkalan Grab/Gojek, Bapak/Ibu meneruskan jalan kaki sebentar, perkiraan 400 meter lagi dan mendekati jembatan penyebrangan ke DTC.


Di daerah bawah jembatan penyebrangan tersebut sudah banyak berjajar Gojek/Grab yang menunggu penumpangnya.


2. Jika penumpang yang akan menuju Stasiun Wonokromo maka :

Setiap penumpang yang akan masuk ke Stasiun Wonokromo, mereka terkadang membawa kendaraan pribadi seperti mobil atau motor dan tak lupa juga yang menggunakan jasa trasportasi Gojek/Grab maka dibawah lokasi untuk memarkirkan kendaraan pribadi dan menurunkan penumpang yang mengendarai transportasi umum (len/gojek/grab)



- Penumpang turun dari Len umum/Gojek/Grab berada disebelah Timur Stasiun Wonokromo, posisinya tepat berhenti di depan lokasi parkir motor/mobil samping Stasiun Wonokromo. 

Selanjutnya penumpang berjalan mendekati pintu masuk Stasiun Wonokromo perkiraan jalan kaki sekitar 500 meter.


Nah cukup mudah khan, sehingga penumpang kereta tidak kesulitan dalam mencari pangkalan len umum/gojek/grab di Area Stasiun Wonokromo baik saat turun maupun akan naik kereta.


Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat kepada seluruh penumpang baru/lama di Stasiun Wonokromo.

Begini Agar Silatuhrami Keluarga Besar Tidak Terputus..



Sehubungan pada hari Minggu, 8 September 2019, tepatnya pukul 07.00 WIB ada undangan arisan keluarga. Yang mana pertemuan keluarga selalu diadakan setiap 3 (tiga) bulan sekali. Dan bertepatan hari ini jatuh di keluarga yang rumahnya di Daerah Karangbong Sidoarjo, dan undangannya tertulis tepat pukul 07.00 WIB. 

Karena dimulai pagi hari maka kita pikir-pikir kalo berangkat saat hari Minggu pagi pasti terasa capek sekali. Dan juga belum menentukan jam berangkatnya habis subuh...waduhhh terasa berat hehehe... Pertimbangan jika naik motor pasti membutuhkan waktu sekitar 1.5 jam. Maka kami putuskan berangkat dari Mojokerto pada hari Sabtu sore hari, pukul 15.05 WIB dengan mengendarai kereta ekonomi Jenggala. Rute yang dilalui oleh kereta ekonomi Jenggala adalah dari Mojokerto - Tarik - Tulangan dan terakhir berhenti di Sidoarjo, dengan tiket sebesar Rp. 4.000,- Harga ekonomis fasilitas eksekutif.

Kembali ke arisan keluarga, awal mula kenapa diadakan pertemuan seperti ini ?

Saat lebaran idul fitri th 2016 bahwa dari beberapa keluarga ada yang datang silatuhrami ke keluarga yang dituakan, tetapi ada dari beberapa keluarga yang tidak datang ? Istilah bahasa jawanya "ora arep dulur " dan kejadian tersebut berulang dan terus berulang.

Maka muncullah ide, bagaimana caranya agar keluarga, anak, cucu dan cicit bisa mengetahui kalo kita adalah masih keluarga. Maka dari ide tersebut kita data siapa saya yang termasuk keluarga kita dalam hal ini masih keturunan dalam sebutan bani (masih ada hubungan keluarga dengan mbah buyut kita)

Setelah terkumpul dari beberapa orang kemudian kita undang untuk silatuhrami dan saat pertemuan menyampaikan tujuan kita mengumpulkan tak lain adalah bahwa kita disini masih dalam satu kesatuan keluarga dan masih ada hubungan keluarga dari mbah buyut kita (bani). Dijelaskan juga asal muasal urutan keluarga dari yang tertua sampai ke anak cucu dan cicit (jika di perusahaan disebut struktur organisasi). 


Dari penjelasan sesepuh keluarga maka satu sama lain baru tau dan menyadari bahwa kita masih saudara. Maka awal mula pertemuan tersebut dijadikan pertemuan perdana arisan keluarga. 

Apa sih manfaatnya diadakan arisan keluarga, antara lain :
1. Jika ada salah satu keluarga yang sakit / lagi membutuhkan bisa saling mengetahui kabarnya sehingga bisa saling membantu
2. Ada informasi apapun terkait sekolah/lowongan pekerjaan bisa saling memberi informasi
3. Bisa saling mengenal satu sama lain, sehingga tali persaudaraan tetap terjalin sampai cucu/cicit
4. Membacakan doa bersama (tahlil) yang mendoakan keluarga yang sudah meninggal 

Maka diputuskan bahwa pembayaran arisan keluarga sebesar Rp. 100.000, untuk satu kepala keluarga. Dari hasil uang tersebut diharapkan yang kedapatan hajat bisa digunakan untuk meringankan untuk membelikan kue atau makanan. Dari pertemuan keluarga tidak mengharapkan kue/makanan asal bisa berkumpul dan bertemua. 

Setelah arisan berjalan dua kali, maka agar setiap pertemuan timbul rasa kebersamaan tanpa membandingkan keluarga kaya atau miskin maka menyeragamkan kerudung yaitu menggunakan kerudung warna kuning sementara bajunya dari masing-masing, asalkan warnanya hitam.

Arisan keluarga kali ini sangat meriah sekali, karena yang punya hajat sekalian syukuran mau berangkat umrah. Maka banyaknya konsumsi yang disiapkan. Ada camilan/prasmanan buat makan siang/oleh-oleh saat pulang (orang jawa bilang buah tangan).


Begitu besarnya rasa kekeluargaan nampak satu sama lain saling membantu tanpa disuruh otomatis membantu, terlihat di pagi itu ada yang membantu packing kue dan memasukkan nasi, menyiapkan prasmanan untuk makan siang dll.

Dan juga arisan keluarga ini adanya nomer undian door price, setiap peserta yang sudah membayar  arisan maka diberikan nomer undian. Undian disini bukan merupakan keharusan jika bertepatan arisan, ini adalah inisiatif dari yang punya hajat. 

Acaranya berjalan lancar, tak lupa sebelum pulang kita foto bersama. Semoga yang bertepatan tempat hari ini diberikan rejeki yang berlimpah, lancar saat umrah, Aamiin Aamiin ...

Demikian suasana arisan keluarga yang bisa memberikan silatuhrami tidak terputus sampai cucu atau cicit. Semoga bermanfaat informasi ini, dan bisa menambah tali persaudaraan keluarga kita semua.

Tips Membuat Sate Telur Gulung Yang Mudah, Gurih, Enak dan Pastinya Berhasil Di Gulung

Hai sobatku semua.... Pastinya mengetahui apa itu makanan camilan yang satu ini yaitu sate telur gulung. Biasanya sate telur gulung banya...