Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Monday, September 23, 2019

Bagaimana Menyikapi Keinginan Anak Yang Aneh-Aneh !


Secara tidak sengaja, anak kami berkeinginan untuk dibelikan hewan kelinci. Kami heran kenapa kok permintaannya aneh-aneh ? Akhirnya kami tanyakan kenapa kok ingin dibelikan ? dia bilang karena hewan kelinci bentuk wajahnya lucu dan imut, belum juga karena bulu kelinci yang bercorak warna warni. Ada yang berwarna putih polos, coklat polos, hitam polos seperti batman, ada juga warnanya campur, seperti coklat bercampur putih, putih dengan hitam, ini yang menambah keunikkan hewan kelinci. Begitulah celoteh ngomongnya. Maklum karena sudah kelas 6, jadi bisa menyampaikan alasannya.

Dan dia berjanji akan memelihara hewan kelinci dengan sebaik mungkin dan tidak menelantarkan.

Mungkin bunda/ayah di rumah pernah mengalami perihal seperti ini, jika ada putra putrinya meminta sesuatu untuk di belikan yang aneh-aneh. Kenapa kami sebut aneh-aneh ? Karena dalam pandangan kami jika memiliki peliharaan kelinci pasti ribet, harus menyiapkan kandang, makanannya harus disediakan dan yang paling penting kami tidak memiliki pengalaman untuk merawat hewan kelinci.

Kalo dari kami membiasakan jika berkeinginan untuk beli sesuatu harus :

1. Berusaha dulu.  Dalam hal ini harus punya menabung. Karena dengan menggunakan uang hasil tabungan secara tidak langsung mengajari anak agar menggunakan uang dengan bijak dan manfaat.

Kami tanya memang punya tabungan berapa ? Memang si kecil ini termasuk anak yang giat menabung, uang yang ditabung biasanya berasal dari uang saku sekolah yang diberikan setiap hari. Setiap hari menyisakan uang saku terkadang Rp. 2.000,-sampai Rp. 5.000,- dan itu berkelanjutan terus menerus. Dan ada juga uang yang diberikan oleh saudara, kakek atau neneknya jika lagi liburan atau bermain, pastilah si embah ngasi "sanggu ke cucunya" istilah orang jawa . 

Kalo pemberian dari mereka biasanya dalam jumlah besar, perkiraan Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000,- itu bagi kami sangat besar lohh. Nah dari uang sebesar itu malah tidak digunakan sama sekali. Akhirnya uang terkumpul sejumlah Rp. 200.000,- maka permintaan untuk membelikan hewan kelinci diajukan.

2. Menyampaikan bahwa kalo punya hewan pemeliharaan maka harus melakukan beberapa hal antara lain :
- Pengalaman untuk merawat kelinci tidak pernah kami lakukan, maka kami sampaikan harus benar-benar merawat dan mengontrol setiap hari
- Harus rutin memberi makanan dan minuman setiap hari

Karena sesuai dalam pengalaman jika meminta sesuatu, seperti meminta membelikan anak ayam yang bocil"bocah kecil" yang bulunya diwarna hijau/kuning/merah seperti lampu di perempatan hehehe... setelah dibelikan dan dibawa pulang, akhirnya malas tidak rutin memberi makanan/minuman, sehingga akhirnya hewan ayamnya hanya berumur 5 hari paling lama seminggu.

Dan kejadian itu terus berulang-ulang. Makanya setelah si kecil minta dibelikan kelinci kami tidak mau membelikan langsung dan akhirnya sia-sia, seperti kisah si ayam, hanya suka membeli tanpa rutin merawatnya. Seperti kebiasaan orang pada umumnya. 

Dan juga bahwa harga kelinci tidak murah, itu bagi kami yaa... Mungkin bagi Bunda/Ayah semua harga tersebut kecil. Dan setelah kami sampaikan alasan tersebut, kami mencoba mengajari si kecil agar mulai berfikir apakah keinginan tersebut benar-benar bisa dipertanggungjawabkan? 

Dan tetap keinginannya bulat, merengek terus untuk dibelikan, bahkan setiap hari bisa dilontarkan permintaannya sampai 5/7 kali. Melihat dari keseriusannya untuk memelihara hewan kelinci, nampak si kecil juga melihat youtube cara merawat kelinci, makanannya apa? kebiasaannya bagaimana? Maka akhirnya permintaan beli hewan kelinci kami setujui. 

Langkah selanjutnya kami tanyakan kepada teman-teman dikantor suami dan tetangga-tetangga siapa tau ada yang merawat kelinci, sehingga tidak susah-susah mencarinya. Karena tidak ada yang menjualnya, maka kami mencoba mencari ke pasar tradisional di kota kami. Ternyata di pasar tradisional ada stan yang menjual khusus binatang-binatang seperti binatang burung, kucing angora, mentok, bebek dan kelinci. Akhirnya kami pilih-pilih, sesuai kata hati kalo ini bagus, maka belilah sepasang kelinci yang berwarna putih dan coklat, umur kelinci perkiraan 5 bulan, dengan harga Rp. 80.000,- Informasi dari penjual bahwa kelinci tersebut siap produksi. Akhirnya kelinci dibawa pulang. Bahkan kemana-mana selalu dibawa, dilihati dan tak lupa memberi makan  Melihat wajah sumringah si kecil, begitu bahagianya hati kami.

Demikian coretan kisah dari kami, semoga bisa memberikan informasi dan inspirasi buat Bunda dan Ayah dirumah dalam menyikapi keinginan anak yang aneh-aneh. Dan semoga bermanfaat, tak lupa juga kami terbuka menerima masukan maupun kritikan. Salam berkumpul dengan keluarga tercinta dan jangan lupa bahagia 

Friday, September 13, 2019

Apakah Pernah Menggunakan Kondom? Berikut Hal Yang Perlu Diketahui....


Di lihat dari judulnya pasti penasaran khan.... 

Kejadian bermula saat ketemuan dengan sahabat SMA di pusat belanja Sidoarjo pada awal bulan September 2019. Maklum lama tidak bertemu selama hampir 10 tahun lebih, dan kebanyakan yang berkumpul juga para wanita-wanita maka obrolan panjaaaang dan sampai tidak ada putusnya.

Obrolannya sambuungg menyambung menjadi satu, seperti dalam lagu nasional.

Kebanyakan dari kita yang berkumpul adalah usia yang seumuran  istilah orang-orang menyebutnya "sudah mature/matang", maka obrolan dari sabang sampai merauke, looossss tidak ada sensor sama sekali hehehe.... Dan dari salah satu teman ada celetuk bertanya, apakah ada yang pernah pake kondom ? Maka dari teman-teman langsung disambut tertawa geeeeerrrrr.... Bisa sharing donx disini....karena ada yang pernah mengalami suka dukanya mengunakan kondom.

Kenapa kok memilih alat kontrasepsi kondom ? Karena praktis pemakaiannya , untuk mendapatkan lebih mudah, bisa beli dari apotik, pasar dan tempat belanja lainnya. Dan juga tidak berpengaruh kepada hormon wanita, terkadang ada yang pengaruhnya menjadi tambah suka makan, sering lapar (kalo ini pengaruh positif malah tidak disukai emak-emak, karena berimbas pada kenaikan berat badan hehehe..)

Nah..itulah kelebihan menggunakan kondom, untuk masalah kenapa kok terjadi kebocoran atau ada yang sobek ? Disini harus memperhatikan cara penggunaannya, selama kondom digunakan secara tepat dan benar maka bisa mencegah sperma bertemu dengan sel telur sehingga tidak terjadi pembuahan.

Berikut penggunaan kondom yang baik yaitu :

1. Mengunakan kondom pada saat penis ereksi dan lepaskan pada saat ejakulasi terjadi dan sewaktu ejakulasi terjadi sebaiknya tidak melakukan tekanan lagi yang dapat menyebabkan perembesan sperma.
2. Kondom robek karena kurang hati-hati atau karena tekanan pada saat ejakulasi sehingga terjadi perembesan dari sperma.
3. Bisa digunakan bersama dengan spermasida (senyawa kimia terdapat dalam bentuk jeli, tablet vagina, kream, busa vaginal yang berfungsi membunuh sperma)

Jadi Kondom tetap efektif dan aman sebagai salah satu metode KB , selama kita menggunakannnya dengan cara yang tepat dan benar.  Dan ada beberapa metode KB atau kontrasepsi lainnya yang sebaiknya juga kita ketahui yaitu antara lain : 

    1. Kondom
    2. Pil KB
    3. IUD
    4. Suntik
    5. KB implan/susuk
    6. Vasektomi dan Tubektomi (KB permanen)

Dengan mengunakan salah satu alat kontrasepti diharapkan bisa mencegah kehamilan kembali. Memang dari beberapa wanita kalo bisa jangan hamil dulu atau istilahnya ... bisa mengatur atau membuatkan rencana jika akan hamil lagi.  

Mengapa ? karena ada beberapa alasannya antara lain :

a. Anaknya masih kecil
    Karena kwatir tidak bisa memberikan kasih sayang yang maksimal kepada anaknya
b. Jarak yang dekat dengan kelahiran anak pertama, terutama jika kelahiran melalui caesar
   Informasinya bekas sobekan jahitan masih belum kering, sehingga kalo melahirkan lagi akan dilakukan sobekan kembali. Dan informasi dari dokter pada umumnya perkiraan kalo menginginkan kehamilan lagi setelah melewati 2 (dua) tahun
c. Menginginkan santai/relax dulu
   Apalagi bagi emak-emak yang hobi traveling, pastinya menginginkan jalan-jalan cantik dulu atau body yang sudah terlihat ramping, tidak mau menjadi gemuk kembali Karena identitik orang hamil pasti awal mula badan menjadi gemuk, dan pastinya sulit dan membutuhkan waktu yang lama membuat tubuh ramping kembali.

Demikian rangkuman hasil pembicaraan dari pertemuan dengan sahabat lama SMA kita, semoga obralan kali ini bisa memberikan informasi,manfaat bagi emak-emak/kakak semua.

Selamat hidup sehat dan bahagia bersama pasangan yang halal.



Wednesday, September 11, 2019

Melakukan Sesuatu Yang Kecil dan Menyenangkan orang lain, Adalah Suatu Kebahagian Tersendiri



Pagi ini rabu, 11 September 2019, pada pukul 07.00 WIB seperti biasa itu merupakan jadwal saat turun dari kereta ekonomi KRD, perjalanan dari kota mojokerto untuk mengais rejeki yang halal dan barokah buat keluarga, aamiin......
Semoga disetiap langkah teriring doa yang baik-baik, dan bisa memberikan semangat untuk bekerja keras dan cerdas. Kata Bapak-bapak yang intelek, kerja itu harus giat dan cerdas, tanpa di imbangi kecerdasan maka hasilnya tidak sesuai atau tidak bisa menghasilkan tujuan yang memuaskan. Maka sloganku meniru mereka "kerja keras dan cerdas".
Sesudah turun dari kereta maka agar sampai ke kantor, saya harus melanjutkan perjalanan dengan naik Abang Grab, disini saya pilih motor, tau sendiri khan cint....kalo naik mobil biayanya bisa melambung, seperti roket yang mak wusss...menghabiskan kocek di dompet. Saya sebut Abang Grab karena sering menggunakan dan yang mengendarai cowok makanya saya panggil Abang hehehe..

Sedangkan kalo naik motor biaya dari Stasiun Wonokromo ke kantor sekitar Rp. 10.000,- Harga segitu menurut saya juga mahal ya sih...maklum karena dilakukan setiap hari kerja, dan juga belum biaya lainnya, jadi curhat nihhh ...

Bang Grab sudah menjawab pesanan saya, dan janjianpun telah dilakukan oleh bang Grab,  ketemuan di titik penjemputan di bawah jembatan yang menuju ke arah DTC. Memang di bawah jembatan itu merupakan tempat mangkal abang Gojek/Abang Grab. Saya  Setelah melewati jembatan, ada yang menghampiriku, dan menanyakan nama dan tujuannya ? Ternyata dia yang aku pesan melalui aplikasi Grab.

Dan setiap sebelum naik kendaraan Grab saya selalu memastikan no pol motor mereka apakah sudah sesuai dengan aplikasi atau tidak. Pernah juga buat pengalaman yang lainnya saya pesan dan No pol motor tidak sesuai di aplikasi, dan biasanya inisiatif dari drivernya memberi informasi terlebih dulu bahwa motornya lagi di service, jadi menggunakan motor yang ada di rumah. 
Sebelum saya naik kendaraan, terjadi percakapan dengan Abang Grab :
Saya : Pak, apakah sudah mengetahui lokasi yang saya minta ?
Grab : sudah buk
Saya : nanti lewat jalan daerah dinoyo ya.. (lewat disana karena bebas macet dan jalan tercepat)
Grab : Iya
Saya : (wah berarti sudah paham jalan dan rute yang tercepat)



Sambil menikmati indahnya taman dan bunga di sekitar jalan sepanjang yang kita lewati, disaat jalan macet Bang Grab bilang dan menawari buk apakah berkenan top up melalui driver ? saya bertanya kenapa pak ? Biar saya mendapatkan bonus/reward buk

Dalam hati mulai bicara, kok ya merasa kasian melihat Bang Grab hanya menginginkan mendapatkan bonus 1, dikumpul dengan telaten sampai terkumpul banyak sesuai batasnya baru dapat bonus, kalo tidak terlampau bonusnya hilang. Saya mulai tersadar begitu beratnya mereka mencari bonus, yang ditawarkan ke setiap penumpang, iya kalo dapat penumpang, dan jika kalo penumpangnya mau, kalo tidak bagaimana ?

Kemudian saya lihat saldo ovo-ku masih ada kira-kira Rp. 30.000,-, bagiku total segitu cukuplah buat perjalanan seminggu kedepan, dan melihat uang saku hanya ada Rp. 50.000,- buat pulang pergi Mojokerto ke Surabaya atau sebaliknya. tapi kok ter-ngiang tawaran abang Grab. Jadi berfikir, ayoo berbagi ke sesama, kapan lagi bisa bantu orang.

Akhirnya saya jawab "baik saya top up pak" dan "saya top up Rp. 20.000,-" saya melihat orangnya tersenyum dan bilang terima kasih.  Saya tanya apakah ada kembaliannya Rp. 30.000,- dia bilang ada.
Sesampainya ditujuan, top up dilakukan. Dan berulang kali Bang Grab mengucapkan terima kasih, terlihat  keceriahan wajahnya....melihat seperti dalam hati ikut senang, hitung-hitung bisa memberikan sesuatu yang kecil dan membuat orang bahagia.
Maksudnya disini saya tidak mau pamer ya....karena buat pembelajaran dan melatih terhadap diri sendiri, untuk melakukan sesuatu hal sekecil apapun dan bermanfaat dan bisa menyenangkan orang lain adalah suatu kebahagian tersendiri.
Ini merupakan pengalamanku, semoga hal-hal seperti ini tidak membuat diri menjadi tamak/sombong, bukan maksud hati untuk pamer, karena ini adalah sebagai ajang sharing apa yang pernah saya lakukan. Jika ada dari Bapak/Ibu/kakak kurang berkenan mohon maklum dan jika ada pengalaman dari Bapak/Ibu/Kakak bisa share kebaikan bersama kami.

Salam bahagia 

Tuesday, September 10, 2019

Bagaimana Teknik Menata Dan Merapikan Baju Almari Agar Mudah Menemukan Kembali


Berawal saat ingin menghadiri undangan pertemuan arisan keluarga pada hari Minggu, tanggal 8 September 2019 di Sidoarjo, bahwa telah menjadi kesepakatan bersama bahwa disetiap kegiatan arisan keluarga menggunakan kostum yang sama, dan ini hanya berlaku untuk perempuannya saja, sedangkan untuk laki bebas menggunakan baju asal rapi (pilih kasih ya...memang sudah dari sononya kalo kaum adam harus mengalah kepada kaum hawa hehehe..)

Apa kostum baju perempuan yaitu menggunakan kostum baju berwarna hitam dan kerudungnya warna kuning. Untuk kerudung memang sudah diseragamkan baik motifnya, jahitannya, modelnya yang panjang menjuntai (yang penting ndak sampai menjuntai ke lantai hehehe..), khas warna kuningnya yang cerah (secerah yang menggunakan kerudung xixixi..).

Informasi undangan sudah disampaikan melalui Whatshapp, maklum zaman digital. Kenapa harus lewat WA karena lebih cepat, efektif dan efisien, yaitu cepat dan tepat diterima oleh seluruh anggota keluarga, tanpa biaya / irit poool karena tidak harus datang ke seluruh anggota keluarga. Misalkan ada yang rumahnya di kediri atau Jakarta, masak harus pergi ke sana ? khan dihitung harga tiket sudah berapa ? waktu yang dibutuhkan? dan akomodasi lain-lain. Bagi yang kerja masak harus ijin kantor dengan alasan mengantar undangan arisan hehehe...

Padahal woro-woro undangan sudah diterima seminggu sebelum acara dimulai. Saat membaca WA dalam hati "santai masih seminggu lagi, masih lama ". Dan dalam pikiranku baju dan kerudung sudah di cuci dan disimpan di almari.

Tak terasa hari berjalan begitu cepat dan sampai menginjak hari Sabtu, yang memang rencana awal berangkat Sabtu pagi karena undangan arisan keluarga pada hari Minggu, pukul 07.00 WIB tepat. Mengingat jarak rumah jauh yaitu berada di kota Mojokerto, akhirnya batal berangkat pagi, mau tau kenapa berangkatnya di delay ? Karena hanya mencari baju dan kerudung yang mau digunakan saat arisan tidak ketemu. Sementara seluruh isi dalam almari sudah diacak-acak dan sebagian sudah dikeluarkan,  maka mau tidak mau, baju yang dikeluarkan harus dirapikan kembali.

Maka dari kejadian tersebut diatas, saya tidak mau terulang kembali ! Karena pekerjaan mencari baju merupakan pekerjaan yang membosankan dan memakan waktu yang lamaaa. 

Mengapa ?? 

Membosankan karena sudah mengobrak abrik semua almari, mata melototi baju yang akan dicari tetapi belum ketemu-ketemu, dan otomatis waktu yang dibutuhkan juga lama. Sebagai emak-emak waktunya tidak efisien, karena tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah lainnya.
Maka pertama-tama yang saya lakukan yaitu berfikir bagaimana kejadian ini tidak akan terulang kembali ? Berikut teknik menata dan merapikan baju di almari agar memudahkan menemukan saat ditemukan ? 

1. Memilah-milah baju menjadi dua yaitu :
    a. Baju yang bisa digunakan
    b. Baju yang tidak digunakan dan untuk disingkirkan serta tidak disimpan di almari lagi
Dalam hal ini kriteria baju yang sudah tidak digunakan yaitu baju yang ukurannya kekecilan, model baju ketinggalan zaman (sudah tidak up to date kata anak zaman now hehehe..), corak yang norak maka baju-baju tersebut dipilah dan disendirikan.
Kemudian baju yang sudah dipilah tersebut dilihat apakah masih layak digunakan ? Jika masih layak maka diberikan kepada tetangga yang tidak mampu, orang yang lagi membutuhkan, hitung-hitung buat amal.

Dengan keluarnya baju yang tidak digunakan, maka almari menjadi berkurang. Yang otomatis akan memudah dalam penataannya dan almari hanya di isi yang memang benar-benar digunakan saja.

2.  Memilah Baju Yang Sudah Di Pilah

Hasil Pilahan baju yang yang bisa digunakan tersebut, akan di pilah kembali / kedua kali dan dikelompokkan berdasarkan :
     a. Apakah baju masih digunakan rutin ?
     b. Apakah baju digunakan dalam waktu yang lama atau hanya ada even saja ?
Jika sudah dikelompokkan bajunya  maka penyimpanan disendirikan sesuai kelompok tersebut  dan jangan dimasukkan kedalam almari dulu
3.  Membersihkan Dalam Almari Terlebih Dulu, biasanya khan ada kotoran/debu/binatang kecil-kecil, orang jawa bilang ada "binatang yang tinggal di sawang". Setelah dibersihkan biasanya saya beri alas koran di dasar almari dan diberikan pengharum baju (orang jawa bilang kapur barus). Biar dalam lemari tidak lembab dan menghindari binatang kecil masuk dalam almari.

4. Menata Dan Menyimpan Baju Ke Dalam Almari

Setelah baju dikelompokkan dalam point 2, maka baju dimasukkan dalam almari. Dan menatanya dikelompokkan lagi misal : baju yang sering digunakan, ada baju atasan, bawahan atau long dress. Maka penyimpanannya disendirikan sesuai kelompok tersebut.

Yaitu seperti: Baju Long dress dikumpulkan kelompok long dress, baju atasan dikumpulkan dengan atasan, kerudung dikumpulkan dengan kerudung, dll. Dan biasanya baju yang rutin digunakan ditata di barisan almari nomer 1 dan 2.

Sedangkan baju yang digunakan dalam waktu yang lama/hanya ada even saja, maka menatanya disendirikan dan diletakkan di dalam almari baris terakhir 4. Sambil di check atau istilahnya di evaluasi lagi apakah baju tersebut lama tidak dipakai hingga satu tahun maka wajib dan harus dikeluarkan dari almari. Selanjutnya berlaku tindakan no. 1.

Maka dari kejadian tersebut saat membutuhkan baju apapun mudah ditemukan dan tidak membutuhkan waktu yang lamaaaa.
 
Demikian teknik menata dan merapikan baju di dalam almari, semoga bisa memberikan inspirasi kepada semua tidak hanya buat kaum hawa (emak-emak dan mbak-mbak) tetapi juga buat berguna kaum adam (bapak-bapak dan mas-mas).

Salam kekeluargaan dan bahagia.


Sunday, September 8, 2019

Pernah Ketinggalan Barang Di Dalam Kereta ? Dan Apa Yang Terjadi



Ini adalah pengalaman pribadi, saat itu tepatnya kurang lebih 5 bulan dari hari ini yaitu bulan September 2019, ada kejadian bahwa barang saya "helm" ketinggalan di dalam kereta. Bapak/ibu/kakak khan tau apa itu "helm" yaitu yang biasa digunakan bagi pemakai motor dan berfungsi untuk melindungi kepala dari kejatuhan benda apapun maupun melindungi kepala jika saat jatuh. 

Awal mula kejadian "helm" saya taruh di trai besi yang sudah disiapkan di setiap kereta. Trai besi tersebut berada diatas tempat duduk yang difungsikan untuk menaruh tas/benda apapun agar tidak menghalangi penumpang lainnya. 

Kemudian saat akan turun di Stasiun Mojokerto, dengan santai dan percaya diri tanpa membawa apapun, hanya tas ransel saja dan lupa mengambil helm yang ditaruh diatas persis dibawah tempat dudukku. Kemudian langsung menuju ke parkir motor, mau nunut teman pulang karena rumahnya berdekatan (maklum nunut adalah yang paling sering aku lakukan hehehe). Lhoooo...baru teringat kalo "helm" tidak saya bawa. 


Dengan agak bingung karena perjalanan pulang dari Stasiun ke rumah melewati jalan raya utama, yang pastinya selalu diawasi oleh Bapak Polisi. Maka saat itu otomatis saya lari ke stasiun lagi, kemungkinan kereta ekonomi Dhoho belum meninggalkan Stasiun Mojokerto. Ternyata baru sampai luar stasiun, sudah dengar kalo kereta sudah berangkat melanjutkan perjalanan ke Kertosono. Dalam kondisi panik, maklum pengalaman pertama xixi... akhirnya tanpa sengaja bertemu teman kereta dan disarankan untuk segera melaporkan ke petugas kantor tentang kejadian "helm" yang ketinggalan.

Saat bertemu dengan bapak petugas terjadi percakapan sebagai berikut :

Aku                 : Selamat malam Bapak
Petugas KAI : Iya, bisa dibantu mbak ?
Aku                 : Pak, saya mau melaporkan bahwa "helm" saya ketinggalan di kereta dhoho
Petugas KAI : "Helm" ditaruh dimana tadi dan warna apa/merk ?
Aku                  : Persis dibawah tempat duduk saya, Gerbong 2 : 13 D, warna hitam dan tertulis SNI
Petugas KAI : Baik mbak, ditunggu ya... (Bapaknya menelpon, ndak tau kemana langsung melaporkan "helm" yang ketinggalan tersebut)
Petugas KAI  : Silahkan tinggalkan no hp. dan nanti akan diinformasi lebih lanjut.
            Kalo memang belum diambil sama orang lain, kwatir dikira barangnya sendiri.
            Semoga ditemukan karena masih berangkat barusan.
            Kalo misalnya ditemukan barang bisa diambil disini ya mbak, sambil menunggu WA masuk.
Aku                 : Ini no Hp saya pak, terima kasih banyak

Setelah keluar dari kantor KAI saya juga berusaha menghubungi teman yang rumahnya di Jombang, untuk mengambilkan "helm" dan informasi dari teman, sudah diambil oleh petugas KAI.

Saya sangat takjub atas pelayanan yang diberikan oleh petugas KAI, dengan cepat dan sigap langsung menghubungi ke petugas kereta dhoho atas informasi adanya barang ketinggalan. 


Akhirnya saya pulang dengan naik Grab, karena terlalu lama dalam pengurusan "helm" dan ditinggal teman.

Sekitar pukul 20.00 WIB ada WA dari KAI yang menyampaikan bahwa helm hitam sudah ditemukan dan disuruh ambil di kantor KAI mojokerto besuk pagi. Antara yakin dan tidak, senang dan bahagia dalam hati masih tanda tanya, semoga benar itu "helm" saya.

Pagi hari saya langsung ke kantor KAI dan benar "helm" hitamku sudah ada. Alhamdulilah "helm" ketemu dan aktivitas nunut bisa dilanjut kembali.

Demikian kisah kasih, barang yang ketinggalan di kereta, semoga bisa menjadi aspirasi bagi semua, agar tidak bingung jika ada barang yang ketinggalan di kereta. Selamat berakitivas dan bahagia.






















Monday, July 22, 2019

Kalau Rajin Sarapan Telur, Si Kecil Bisa Lebih Pintar dan Sehat

Kalau Rajin Sarapan Telur, Si Kecil Bisa Lebih Pintar dan Sehat


Di masa pertumbuhan anak-anak tak boleh lewatkan sarapan. Bukan sembarang sarapan, makanan yang dipilih juga harus sehat.

Telur menjadi salah satu bahan makanan yang mudah didapatkan dan mengandung zat gizi yang tinggi. Cara mengolahnya juga sangat praktis. Sehingga tak ada salahnya kalau si kecil menikmati sarapan enak dengan bahan dasar telur.

Menikmati telur juga dapat memberikan energi yang dibutuhkan si kecil untuk tingkatkan konsentrasi. Berikut ini 5 manfaat yang bisa si kecil dapatkan dari rajin konsumsi telur.

1. Otak yang sehat

Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita hamil dan menyusui yang konsumsi telur dapat memenuhi kebutuhan kolin anak. Kolin yang terkandung dalam telur dapat membantu optimalkan fungsi otak untuk memudahkan si kecil fokus belajar dan tingkatkan memori.

Wanita hamil lebih memerlikan kolin. Salah satu penelitian University of Toronto menunjukkan bahwa 87 persen dari wanita tersebut masih mengonsumsi kurang dari jumlah yang disarankan.

Selain ibu hamil, anak-anak juga membutuhkan kolin dan DHA serta asam lemak omega 3. Keduanya merupakan nutrisi yang sangat penting bagi kesehatan dan perkembangan otak. Baik kolin dan DHA terdapat pada kuning telur.

Sebuah studi baru dari Washington University menunjukkan bahwa memberi anak satu butir telur per hari selama 6 bulan dapat secara signifikan meningkatkan fungsi otak.


2. Pertumbuhan yang sehat

Dua penelitian telah menunjukkan peran yang didapat dari telur untuk mengatur dan mempertahankan berat badan anak. Satu studi menemukan bahwa anak-anak yang sarapan berbasis telur akan mengonsumsi makan siang dengan kalori yang lebih rendah.

Studi lain menemukan bahwa rasa lapar berkurang secara keseluruhan ketika anak-anak menikmati sarapan berbasis telur. Hal ini dikarenakan telur mengandung protein yang tinggi. Sarapan dapat meningkatkan kepenuhan anak-anak sebesar 32 persen, mengurangi rasa lapar sebesar 14 persen dan keinginan untuk makan sebesar 30 persen dibandingkan dengan makananyang mengandung tinggi karbohidrat.

3. Bebas gula dan lemak seimbang

Banyak anak-anak yang gemar konsumsi gula dalam makanannya. Telur menjadi makanan sehat yang bebas gula namun tinggi akan vitamin dan nutrisi. Selain itu telur juga mengandung lemak jenuh dan tak jenuh yang seimbang. Telur dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga mencegah obesitas.

4. Kandungan nutrisi yang lengkap

Telur bisa dikatakan memiliki kandungan gizi yang lengkap. Telur merupakan sumber zat besi yang sangat baik dan merupakan sumber protein, lemak, vitamin A,D,E dan B12 hingga kolin. Rutin mengonsumsi telur, anak-anak pun dapat tumbuh cerdas, sehat dan kuat.

5. Olahan telur untuk sarapan

Sarapan sebelum si kecil berangkat ke sekolah memang tak perlu repot. Telur menjadi salah satu pilihan bahan makanan yang mudah diolah. Telur bisa dinikmati dengan roti atau pun nasi. Bisa juga diolah menjadi campuran nasi goreng hingga dibuat omelet dengan campuran potongan sayuran. Lengkapi nutrisi si kecil dengan menikmati segelas susu.

Demikianlah manfaat sebutir telur buat kesehatan anak, karena Kalau Rajin Sarapan Telur, Si Kecil Bisa Lebih Pintar dan Sehat. Terima kasih

Tips Membuat Sate Telur Gulung Yang Mudah, Gurih, Enak dan Pastinya Berhasil Di Gulung

Hai sobatku semua.... Pastinya mengetahui apa itu makanan camilan yang satu ini yaitu sate telur gulung. Biasanya sate telur gulung banya...